Selasa, 04 November 2014

Asuransi dan Manajemen Risiko



PENGERTIAN ASURANSI
Asuransi merupakan suatu perjanjian dengan mana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung, dengan menerima suatu premi, untuk penggantian kepadanya karena suatu kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tidak tentu.

Asuransi mempunyai dua fungsi yaitu :
1.             Fungsi utama asuransi adalah sebagai pengalihan risiko, pengumpulan dana dan premi yang seimbang.
2.             Fungsi skunder asuransi adalah untuk merangsang pertumbuhan usaha, mencegah kerugian, pengendalian kerugian, memiliki manfaat sosial dan sebagai tabungan. Sedangkan fungsi tambahan asuransi adalah sebagai investasi dana dan invisible earnings.

Dalam dunia asuransi ada 6 macam prinsip dasar yang harus dipenuhi, yaitu :
1.             Insurable Interest
Hak untuk mengasuransikan, yang timbul dari suatu hubungan keuangan, antara tertanggung dengan yang diasuransikan dan diakui secara hukum.

2.             Utmost Good Faith
Suatu tindakan untuk mengungkapkan secara akurat dan lengkap, semua fakta yang material (material fact) mengenai sesuatu yang akan diasuransikan baik diminta maupun tidak. Artinya adalah : si penanggung harus dengan jujur menerangkan dengan jelas segala sesuatu tentang luasnya syarat/kondisi dari asuransi dan si tertanggung juga harus memberikan keterangan yang jelas dan benar atas obyek atau kepentingan yang dipertanggungkan.

3.             Proximate Cause
Suatu penyebab aktif, efisien yang menimbulkan rantaian kejadian yang menimbulkan suatu akibat tanpa adanya intervensi suatu yang mulai dan secara aktif dari sumber yang baru dan independen.


4.             Indemnity
Suatu mekanisme dimana penanggung menyediakan kompensasi finansial dalam upayanya menempatkan tertanggung dalam posisi keuangan yang ia miliki sesaat sebelum terjadinya kerugian (KUHD pasal 252, 253 dan dipertegas dalam pasal 278).

5.             Subrogation
Pengalihan hak tuntut dari tertanggung kepada penanggung setelah klaim dibayar.

6.             Contribution
Sedangkan adalah hak penanggung untuk mengajak penanggung lainnya yang sama-sama menanggung, tetapi tidak harus sama kewajibannya terhadap tertanggung untuk ikut memberikan indemnity.



PENGERTIAN MANAJEMEN RISIKO

Manajemen Risiko merupakan suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya.
Pelaksanaan manajemen risiko adalah untuk mengurangi risiko yang berbeda-beda yang berkaitan dengan bidang yang telah dipilih pada tingkat yang dapat diterima oleh masyarakat. Hal ini dapat berupa berbagai jenis ancaman yang disebabkan oleh lingkungan, teknologi, manusia, organisasi dan politik.

Sedangkan Risiko sendiri merupakn suatu ketidakpastian sebuah perusahaan atau seseorang yang mengalami antara Rugi atau mendapatkan Laba.

Risiko dikategorikan ke dalam dua bentuk    :
1.      Risiko Spekulatif
Risiko Spekulatif merupakan risiko yang dihadapi suatu perusahaan atau seseorang dimana terdapat dua kemungkinan yang akan terjadi pada bisnis yang sedang dijalaninya yaitu kemungkinan apakah akan menjadi sebuah Laba atau mungkin akan mengalami Kerugian dari beberapa waktu kedepan.
2.      Risiko Murni
Risiko Murni merupakan risiko yang dapat merugikan atau tidak akan menguntungkan. Misalnya terjadi kebanjiran yang tidak dapat dihindari lagi oleh perusahaan atau seseorang tersebut sehingga dokumen atau perlengkapan yang dimilki oleh perusahaan atau seseorang tersebut tidak dapat di selamatkan lagi maka itu dapat dikatakan sebagai Risiko Murni. Jadi tidak mendapatkan keuntuntgan atau menjadi rugi bagi sebuah perusahaan atau seseorang tersebut. Maka dari itu sebuah perusahaan harus dapat diasuransikan.




Tujuan Manajemen Risiko
1)      Tujuan sebelum terjadinya peril
·         Hal-hal yang bersifat ekonomis, misalnya upaya menanggulangi kemungkinan kerugian dengan cara yang paling ekonomis.
·         Hal-hal yang bersifat nonekonomis, misalnya upaya untuk mengurangi kecemasan
·         Tindakan penanggulangan risiko dilakukan untuk memenuhi kewajiban yang berasal dari pihak ketiga/ pihak luar perusahaan.
2)      Tujuan setelah terjadinya peril
·         Menyelamatkan operasi perusahaan.
·         Mencari upaya-upaya agar operasi perusahaan tetap berlanjut sesudah perusahaan terkena peril.
·         Mengupayakan agar pendapatan perusahaan tetap mengalir, meskipun tidak sepenuhnya, paling tidak cukup untuk menutup biaya variabelnya.
·         Mengusahakan tetap berlanjutnya pertumbuhan usaha bagi perusahaan yang sedang melakukan pengembangan usaha.
·         Berupaya tetap dapat melakukan tanggung jawab sosial dari perusahaan.

Referensi :
WIKIPEDIA

Kamis, 17 April 2014

Rencana Bisnis Perusahaan Tugas Komunikasi Bisnis



RENCANA BISNIS

1. Latar Belakang
Latar belakang BYPOP bergerak dalam bidang minuman. BYPOP berdiri sejak 17 April 2014. BYPOP merupakan salah satu produk yang dihasilkan oleh perusahaan kami, BYPOP merupakan minuman yang enak, sehat, segar, serta murah tanpa mengandung bahan-bahan pengawet. BYPOP terbuat dari buah segar yaitu Jambu Merah serta Jeruk yang diambil langsung dari kebunnya, dan telah diuji kebersihannya, selain itu minuman ini aman untuk anak usia diatas 1 tahun. Alasan kami memilih buah jambu merah dan jeruk karena kedua buah ini merupakan salah satu buah yang mengandung vit C yang sangat tinggi dan masih ada vit lainnya lagi.
Peluang dalam menjalankan usaha baru ini membuat perusahaan kami semakin kuat karena tersedianya peluang usaha yang masih terbuka luas, dan adanya bahan – bahan baku yang mudah didapatkan seperti jambu merah dan jeruk.
Dengan membuka usaha baru dalam bidang ini perusahaan kami yakin akan mendapatkan keuntungan yang cukup tinggi.

2. Visi dan Misi
1.             Visi
Menjadikan perusahaan minuman yang memiliki cita rasa khas yang dapat dinikmati oleh semua kalangan.
2.             Misi
-          Mempertahankan cita rasa
-          Mengutamakan kehygienistan produk
-          Membuat produk menjadi dikenal banyak masyarakat


3. Tujuan Perusahaan
-                 Memaksimalkan laba
-                 Pengembalian modal usaha
-                 Menciptakan kesejahteraan dan kepuasan bagi perusahaan, karyawan serta konsumen
-                 Tujuan stabilitas harga
-                 Menjaga kelangsungan hidup persahaan

4.    Strategi Bisnis
Dikarenakan persaingan dalam menjual minuman segar dari buah semakin banyak dan berkembang , maka perusahaan kami memerlukan strategi yang baik agar konsumen tetap percaya pada produk yang kami hasilkan.
Strategi perusahaan kami yaitu biaya yang rendah, maksudnya kami menjual minuman segar dengan kualias yang baik dan harga yang lebih terjangkau untuk semua kalangan. Harga yang kami tawarkan Rp 5000,00-, dengan harga yang relatif terjangkau konsumen akan dapat menikmati minuman yang segar , enak serta sehat dari buah alami.

5.    Bauran Pemasaran
1.        Produk       :
·           Produk tanpa bahan pengawet, dan aman untuk semua kalangan termasuk anak usia diatas 1 tahun. Produk BYPOP dibuat aman untuk semua kalangan karena terbuat dari buah yang segar dan juga kadar gulanya rendah karena manisnya langsung dari manis buahnya sendiri. Selain itu aman buat anak usia di atas 1 tahun, karena kami memikirkan bahwa anak usia balita sangat suka dengan sesuatu hal yang baru yang Ibu atau Ayah nya minum pasti anak balita penasaran ingin mencoba, maka dari itu perusahaan kami mengeluarkan minuman yang segar, enak dan sehat untuk semua kalangan.


·            Produk tidak mengandung zat kimia
·            Tipe                 : Minuman
·            Brand              : BYPOP
·            Quality                        : Segar
2.        Price                       : Harga merupakan sesuatu yang penting bagi suatu produk, dengan produk minuman baru yang kami keluarkan kami memberikan harga yang relatif terjangkau yaitu Rp. 5000-, .Hanya dengan harga Rp. 5000-, konsumen akan merasakan segarnya buah jus buah asli dari jambu merah dan jeruk.
3.        Place                        : Lokasi setiap minimarket, kami menjual keberbagai minimarket terdekat terlebih dahulu. Alasan kami menjual keminimarket karena minimarket merupakan tempat yang sering dikunjungi oleh konsumen, selain itu kami dapat mempromosikan minuman segar kami dengan nyaman.
4.        Promotion  :
·           Personal Selling   : Karena minuman kami merupakan minuman yang dapat dinikmati oleh semua kalangan, Maka kami memperkenalkan produk baru kami dengan cara menjual secara langsung kepada konsumen selama 1 bulan lamanya, dengan cara memberikan sampel pada setiap konsumen yang lewat dan memberikan penjelasan mengenai produk yang baru saja kami hasilkan yang akan dilakukan oleh tim kami dari mulai Agen sampai SPG yang kami sewa. Dengan begitu konsumen akan dapat merasakan bagaimana rasa dan segarnya minuman BYPOP.
·           Advertising          : Memanfaatkan social media (iklan di televisi, twitter, facebook).

Minggu, 23 Maret 2014

PT PRUDENTIAL ASSURANCE

PT PRUDENTIAL ASSURANCE
A.           COMPANY PROFILE
1.             Sejarah Perusahaan
PT Prudential Assurance berdiri sejak tahun 1995, dan merupakan bagian dari Prudential jasa keuangan terkemuka asal Inggris yang berdiri sejak tahun 1848. Dengan menggabungkan pengalaman Internasional Prudential di bidang asuransi jiwa dengan pengetahuan tata cara bisnis lokal, Prudential Indonesia memiliki komitmen untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia.
Prudential Indonesia adalah pemimpin pasar dalam penjualan produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi (unit link) pertamanya di tahun 1999. Sebagai pemimpin pasar, Prudential Indonesia selalu berusaha untuk menyediakan produk unit link yang dirancang untuk memenuhi dan melengkapi kebutuhan nasabahnya, dalam setiap tahap kehidupan, mulai dari usia kerja, pernikahan, kelahiran anak, pendidikan anak, dan masa pensiun.
Prudential senantiasa menjaga hubungan yang harmonis dan berkesinambungan dengan para nasabah, melalui penyediaan berbagai produk dan jasa yang menawarkan nilai tambah dari sisi keuangan dan perlindungan.
2.             VISI, MISI, dan KREDO
1)             Visi Prudential
Menjadi Perusahaan Nomor Satu di Asia, dalam hal :
-          Dalam pelayanan nasabah
-          Dalam memberikan hasil terbaik bagi para pemegang saham
-          Dalam mempekerjakan orang-orang terbaik
2)             Misi Prudential
“Menjadi perusahaan Jasa Keuangan Ritel terbaik di Indonesia, melampaui pengharapan para nasabah, tenaga pemasaran, staf dan pemegang saham dengan memberikan pelayanan sempurna, produk berkualitas, tenaga pemasaran profesional yang berkomitmen tinggi serta menghasilkan pendapatan investasi yang menguntungkan”.
Empat Pilar Misi
Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Misi, PT Prudential Life Assurance memiliki Empat Pilar, yaitu fondasi yang merupakan dasar berdiri dan berkembangnya perusahaan serta yang membedakannya dengan perusahaan-perusahaan lain. Berikut ini adalah Empat Pilar:
·      Semangat untuk selalu menjadi yang terbaik
·      Organisasi yang memberikan kesempatan belajar
·      Bekerja sebagai suatu keluarga
·      Integrasi dan Keuntungan yang merata bagi semua pihak yang terkait dengan perusahaan
3)             Kredo Kami :
“Hanya dengan mendengarkan, kami dapat memahami apa yang dibutuhkan masyarakat, dan hanya dengan memahami apa yang dibutuhkan masyarakat, kami dapat memberikan produk dan tingkat pelayanan sesuai dengan yang diharapkan.”
B.  Eksternal
A)  Bentuk komunikasi eksternal yang dilakukan PT Prudential assuransi :
1.    Pelanggan
Nasabah merupakan kunci penting dalam bisnis, oleh karena itu pelayan terhadap nasabah merupakan hal penting bagi Prudential untuk mencapai tujuan yaitu menjadi perusahaan jasa keuangan nomor satu di Asia. Dengan memahami keinginan nasabah yang berbeda-beda Prudential juga menawarkan produk yang berinovasi agar memenuhi kebutuhan nasabah.
Prudential mendirikan 7 kantor pemasaran , kantor cabang keagenan lebih dari 219 kota yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Batam, dan Medan. Prudential didukung oleh lebih dari 85.000 jaringan tenaga pemasaran berlisensi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, dan melayani lebih dari 1.100.000 nasabah.
Dengan adanya kantor keagenan yang tersebar luas serta jaringan pemasaran berlisensi nasabah tidak perlu khawatir untuk menggunakan asuransi yang telah di sediakan oleh Prudential. Nasabah juga tidak perlu untuk menyetorkan uang asuransi setiap bulannya ke kantor keagenan ataupun kantor pemasaran karena para agen Prudential akan datang langsung ke tempat nasabah yang ingin  menyetorkan uang asuransi.
2.    Masyarakat Luas
Salah satu kegiatan yang memperhatikan masyarakat laus yaitu Prudential pernah mengadakan acara dengan kumpulkan 10.000 masyarakat untuk mendukung Jakarta yang bersih dan sehat. Acara ini dilaksanakan bersama pemprov Jakarta mulai dari berjalan santai hingga mengambil sampah yang bertebaran di jalan. Dengan terselenggaranya acara tersebut Prudential semakin lebih dekat dengan masyarakat dan masyarakat lebih memahami bahwa Prudential merupakan perusahaan yang perduli akan lingkungan yang sehat serta bersih. Selain itu Prudential juga memberikan bantuan donasi berupa 300 peralatan darurat yang meliputi alat pertolongan pertama, selimut, tenda, dan sebagainya yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Jakarta.
3.    Pemerintah
Prudential memiliki prinsip yaitu Anti Pencucian Uang sesuai dengan ketentuan pemerintah tentang tindak pidana pencucian uang dengan UU No.8 Tahun 2010, dalam hal ini Prudential mencegah dan memberantas tindak pidana yang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah pemerintah keluarkan dan mendapatkan harta yang tidak sesuai dengan apa yang semestinya didapat dari hasil kerja yang telah dilakukan selama ia bekerja.
Selain itu Prudential juga selalu memberikan laporan pajak baik pajak yang menginvestasikan hartanya ataupun pajak dari Prudential sendiri serta memberikan laporan keuangan sesuai dengan apa yang dihasilkan oleh Prudential
4.    Pihak Lain
Untuk para investor Prudential juga selalu transparan mengenai laporan keuangan serta setiap bulan kami selalu memberikan laporan keuangan sesuai dengan pendapatan yang dihasilkan agar para investor tetap percaya kepada kami. Selain itu kami juga mempublikasikan keuangan kami di blog yang dimiliki oleh perusahaan kami.